LEBAK, Banten, pada Selasa (21/7/2026), aroma semangat belajar menyelimuti para Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Kodim 0603/Lebak. Mereka berkumpul untuk mengikuti pelatihan intensif pembuatan media online, sebuah inisiatif strategis yang digagas untuk mengasah kemampuan komunikasi dan publikasi.
Kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu biasa. Ini adalah upaya nyata untuk membekali para Babinsa agar mampu menyajikan beragam kegiatan pembinaan teritorial serta menggali dan mempublikasikan potensi wilayah mereka kepada masyarakat luas melalui ranah digital. Di era informasi yang serba cepat ini, kemampuan untuk beradaptasi dan memanfaatkan media online menjadi kunci.
Para Babinsa kini dibekali pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam merangkai kata menjadi artikel media online yang tidak hanya informatif, namun juga aktual, faktual, dan tentunya menarik. Ketaatan pada kaidah jurnalistik serta penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi fondasi penting dalam setiap karya tulis yang mereka hasilkan.
Serda R. Hartono, salah seorang Babinsa yang antusias mengikuti pelatihan, mengungkapkan rasa syukurnya. Baginya, pelatihan ini memberikan dimensi baru dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat. "Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai Babinsa. Kami tidak hanya dituntut untuk hadir dan melaksanakan pembinaan di tengah masyarakat, tetapi juga harus mampu menyampaikan berbagai kegiatan positif dan potensi yang ada di wilayah binaan melalui tulisan yang baik, informatif, dan mudah dipahami masyarakat, " ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Serda R. Hartono menambahkan bahwa kemampuan menulis artikel media online ini menjadi sarana ampuh untuk memperkenalkan geliat kegiatan masyarakat sekaligus mempererat tali komunikasi antara TNI AD dengan rakyat. Pengalaman langsung di lapangan kini dapat terangkai menjadi narasi yang menginspirasi.
Komandan Kodim 0603/Lebak, Letkol Inf. I.G. Mahendra Subrata, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah taktis dalam menghadapi derasnya arus perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Ia menekankan pentingnya Babinsa untuk tidak hanya piawai dalam pembinaan wilayah, tetapi juga mahir dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
"Babinsa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam pembinaan wilayah, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Kemampuan membuat artikel media online akan membantu Babinsa menyampaikan berbagai kegiatan positif, potensi wilayah, serta kerja nyata TNI AD bersama masyarakat secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab, " tegas Letkol Inf. I.G. Mahendra Subrata.
Dandim menambahkan, setiap jejak langkah dan karya yang dihasilkan Babinsa bersama masyarakat memiliki nilai informasi yang sangat berharga untuk dibagikan kepada publik. Oleh karena itu, keahlian dalam mengolah fakta menjadi sebuah berita yang memikat, sembari tak pernah mengesampingkan prinsip akurasi, adalah sebuah keharusan yang harus dikuasai.
Ia berharap, setelah menggenggam bekal pelatihan ini, para Babinsa akan menjelma menjadi juru bicara informasi yang handal dari wilayah binaan mereka. Mulai dari kegiatan pembinaan teritorial, semangat gotong royong, upaya ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanganan bencana dan berbagai aksi sosial lainnya, semuanya dapat dikemas menjadi sajian informasi yang positif, mencerminkan kedekatan abadi antara TNI AD dengan seluruh lapisan masyarakat. Pendim0603

Updates.